Mengenal diri sendiri

5:55 PM

Grafologi, ini ilmu yang sedang saya pelajari. Tiba-tiba saja
dipertemukan dengan seorang teman lama yang berprofesi sebagai
grafologist. Dan seperti biasa, mempelajari suatu ilmu baru selalu
menarik, apalagi bila berkaitan dengan kepribadian manusia.
Bagaimana tidak? Ilmu ini memperkenalkan kita kepada diri sendiri.
Bukan berarti saya menganggap bahwa semua orang tidak mengenal
dirinya, tapi sejujurnya. Saya tahu kok apa minat saya, tahu apa yang
saya sukai. Tapi apakah minat dan kegemaran saya itu merupakan potensi
diri saya yang terbesar? Belum tentu.
Demikian juga, mungkin saja seseorang bekerja di kantor selama
bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun dengan karir dan penghasilan
yang baik, tapi kenapa seringkali dia merasa tidak bahagia, hanya
bekerja karena keharusan? Karena yang dikerjakannya tidak sesuai
dengan minatnya.
Lalu kenapa ada orang yang segan bicara kepada orang lain, fasih
mengungkapkan ide, cenderung menarik diri ataupun sangat ekspresif?
Itu semua bisa dilihat dari tulisan tangan.
Lalu setelah diketahui, mau apa? Lha, kalau tulisan tangan bisa
memperlihatkan siapa diri kita, kenapa tidak bisa diperbaiki dengan
cara memperbaiki tulisan tangan? atau mungkin memperbaiki cara kita
menulis beberapa huruf saja.
Mengenali diri sendiri, itu yang membuat saya ingin menekuni ilmu ini.
Sebagai manusia normal, saya senang mengenal sesama manusia, dan saya
menyadari, sesadar-sadarnya, bagaimana saya bisa mengerti dan memahami
orang lain, apabila saya tidak mengenali diri saya sendiri?
Bukan berarti setelah mempelajari ini saya jadi lebih memahami jiwa
dan kepribadian. Tapi apa salahnya sih belajar untuk mengerti,
bukankah sepanjang kehidupan ini kita diperintahkan untuk terus dan
terus belajar...?
--
Sent from my mobile device

You Might Also Like

0 comments