Membatu

2:17 PM

Pernahkah meluangkan waktu untuk menyendiri, memasuki lorong hati
paling dalam, melihat apakah hatimu masih lembut atau telah membatu?
Terkadang kita tidak menyadari bahwa ternyata kita telah sedemikian
lama memupuk hati untuk menjadi keras dengan berbagai peristiwa yang
semestinya tak perlu membuat hal itu terjadi.
Kalau mau memperhatikan dengan seksama, ternyata cuma ego, hanya
keangkuhan diri yang mengeraskan hati. Selebihnya tidak.
Sayang sekali banyak orang mengeraskan hati untuk tak mau mengakui
kesalahan, karena rasa egoisnya. Padahal kalau mau sedikit melangkah
lebih dalam ke dasar hati, akan dapat melihat bahwa mengakui kesalahan
dan kekurangan bukanlah mencoreng aib di wajah, tapi justru pertanda
keberanian yang luar biasa. Kenapa? Karena tak banyak orang yang mau
melakukannya, karena tak banyak orang yang lebih menyadari cinta
daripada benci.
Memang, cinta yang besar tak akan pernah menghasilkan kebencian
(teringat kalimat indah: "bagaimana mungkin aku membenci seseorang
yang demikian kucinta?"). Semestinya juga tak mencuatkan kekerasan
hati, apalagi membuat hati jadi membatu. Sayang sekali...
--
Sent from my mobile device

You Might Also Like

0 comments