Bertanya pada siapa?

3:14 AM

Kalau kita ingin melakukan sesuatu, katanya harus tanya-tanya dulu, kalau bisa malah tanya kepada beberapa orang sebagai second, dan mungkin fifth atau seventh opinion.
Saya bukannya menolak saran tersebut. Tapi kadangkala, kalau bertanya terlalu banyak, malah jadi pusing dan bingung untuk memutuskan.
Sukur-sukur kalau kita bertanya pada orang yang tepat, lha kalau bicara pada orang yang tak tepat? biasanya malah akan menjerumuskan yang terkadang menjadi kesalahan pengambilan keputusan.
Jadi harus bagaimana? Ya, baiknya jangan salah menghadap, bertanya tentang masalah ini kepada si A, bertanya tentang masalah itu kepada si B. Atau yang terbaik sebetulnya adalah bertanya kepada yang empunya diri ini, Yang Maha Kuasa, karena Dialah sesungguhnya yang maha mengetahui tentang diri kita dan yang terbaik bagi kita. Dan juga bertanya kepada diri sendiri, karena selain Tuhan yang Maha Tahu, hanya kita yang tahu pasti apapun yang "pas" untuk diri kita. Orang lain hanya bisa memberi pendapat dan saran yang terdengar berguna, tapi ketika saran itu diaplikasikan, belum tentu sesuai dengan diri kita. Lha kan pengalaman masing-masing orang sungguh berbeda, dan biasanya orang memberi pendapat berdasarkan pengalaman pribadinya.
Belajarlah untuk "follow your heart", hati itu asli pemberian Tuhan, dan kalau sering diasah akan menajam untuk menangkap pesan-pesan ajaib dari penciptanya, dan biasanya sih tidak menyesatkan...

You Might Also Like

0 comments