Perpisahan

5:28 AM


Masihkah kamu berdiri disana, sendiri, diam-diam menegakkan kerah jaketmu, menahan angin yang menggigit tajam, di depan benteng tua yang menjadi saksi bisu kebersamaan kita pagi itu?
Masihkah kamu melangkah di sana, sendiri, melintas jembatan baja raksasa, yang dengan rapi menyimpan sejarah cinta kita?
Adakah kamu disana, tetap melekatkan tanganmu di kaca tebal yang memisahkan dirimu dan diriku, berharap aku tetap melekatkan tanganku dibalik bening kaca yang sama, dan tak akan pernah berangkat meninggalkanmu.
Kamukah itu, bayang samar di kaca anjungan, dengan bening nyaris meluncur di sudut mata, ingin melompat ke lorong tempatku berjalan, tak rela menatapku perlahan menjauh.
Lalu saatnya tiba, deru memekak telinga, terbang, mengecil, jauh, dan hilang dari pandangan.
Hanya tinggal jarak membentang yang menyiksa, dan segalanya seperti hanya impian, rasanya tak pernah terjadi...

Terlalu singkat...

You Might Also Like

0 comments